Fasha Positif Corona, Pemkot Akan Swab Massal
Sabangrayamotor.com, JAMBI - Walikota Jambi Syarif Fasha terkonfirmasi positif covid-19. Kabar mengejutkan ini disampaikan sendiri oleh Fasha melalui rekaman video pada Minggu (13/9) siang. Selain member kabar dirinya positif Corona, melalui video berdurasi 3 menit 16 detik tersebut Fasja juga mengingatkan seluruh warga Kota Jambi untuk mematuhi protocol kesehatan.
‘’Saya, Wali Kota Jambi, dangan ini menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kota Jambi yang saya cintai, dan warga Provinsi Jambi yang kami banggakan, beserta keluarga besar ASN Pemerintah Kota Jambi dan rekan-rekan Wali Kota/Bupati se-Indonesia. Saat ini, saya sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta dan tadi malam hasil SWAB dinyatakan bahwa saya positif Covid-19,’’ katanya.
Menurut Fasha, sebelumnya dia tidak memiliki gejala apapun, terkait dengan covid-19. ‘’ Saya termasuk OTG (orang tanpa gejala). Tidak ada batuk, sesak nafas dan lain sebagainya. Kondisi normal, panas saya pun normal, dan lain sebagainya. Tapi hasil SWAB menyatakan saya harus diisolasi,’’ jelasnya.
‘’Saya tidak melakukan isolasi mandiri, karena saya takut berisiko. Saya minta isolasi dilakukan di salah satu rumah sakit,’’ tambahnya.
Melalui video tersebut, Fasha juga berpesan kepada seluruh masyarakat jangan sekali-sekali menganggap diri kita sehat dan tidak menggunakan atau menjalankan protokol kesehatan. ‘’Gunakan masker. Anggap yang di depan kita itu, siapapun dia, anggap saja mereka positif Covid. Sehingga kita berhati-hati dan terhindar dari penyebaran virus Covid-19 ini,’’ katanya.
‘’Kemudian jaga jarak. Siapapun dia, mau keluarga, saudara, tetap laksanakan jaga jarak kita masing-masing. Dan juga pastikan bahwa kondisi tangan dan tubuh kita sehat,’’ lanjutnya.
Kemudian, Fasha juga berpesan kepada seluruh masyarakat Jambi untuk tidak melakukan atau melaksanakan protokol kesehatan dengan keterpaksaan. Covid-19 tidak memilih siapapun. Dia tidak memilih Wali Kota, tidak memilih Gubernur, tidak memilih pejabat, dokter, siapapun. Maka untuk itu semua harus wajib waspada.
‘’Semoga pesan ini menjadikan kita mawas dan menjadikan kita patuh dengan aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah,’’ katanya lagi.
Menurut Fasha, pemerintah tidak pernah menyusahkan, menyengsarakan rakyat. Tapi bertujuan untuk bagaimana menjaga dan melindungi rakyat semua. Maka untuk itu, hormati apa yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah.
‘’Saya atas nama pribadi dan keluarga, mohon doanya, agar kiranya dalam isolasi ini, saya tidak mendapatkan hal-hal gejala klinis yang mengkhawatirkan. Dan saya bisa dinyatakan negatif secepatnya dan bisa berkumpul kembali bersama masyarakat di Kota Jambi,’’ katanya diakhir video.
Sampai Minggu malam belum diketahui secara pasti dimana Fasha terinveksi covid-19. Untuk diketahui, dalam beberapa bulan terakhir, Wali Kota Jambi Syarif Fasha memang rutin pergi ke Jakarta. Karena putra bungsunya sedang sakit dan di rawat di Jakarta.
Jubir Pemkot Jambi, Abu Bakar mengatakan hari ini, Senin (14/9) Wakil Walikota Jambi akan memimpin rapat untuk mementukan langkah yang akan diambil oleh Pemkot Jambi menyikapi kondisi yang menimpa Walikota Syarif Fasha. "Besok (hari ini) akan dibahas mengenai langkah langkah yang akan dilakukan. Termasuk juga terkait kebijakan rapid test dan trackingnya," katanya.
Sementara itu, informasi yang diperoleh Jambi One, hari ini Dinkes Kota Jambi akan melakukan rapat terkait upaya yang akan diambil. Termasuk melakukan swab massal. Kadinkes Kota Jambi, Ida Yuliati mengatakan, pasca mendapat kabar dari Walikota Syarif Fasha, pihaknya akan melakukan tracing kepada orang yang pernah kontak dengan Wali Kota Jambi, selama dua minggu belakangan.
“Kita akan tracing ya. Kemungkinan Selasa (15/9) akan kita swab massal. Tapi nanti akan diinfokan lagi,” ujarnya.
Di bagian lain, Minggu (13/9) kemarin, jumlah kasus positif covid-19 di Jambi bertambah dua orang. Sementara yang sembuh juga bertambah empat orang. Secara keseluruhan pasien positif Covid-19 Jambi 321. Sementara pasien sembuh dari Covid-19 sebanyak 233 dan 7 meninggal dunia.
Sampai kemarin, 81 pasien masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19. (ali)
Sumber : jambione.com
Penulis : Ali Ahmadi/Jambione.com
Editor : Ali Ahmadi/Jambione.com
