Kesadaran Diri Penting, Supaya Jangan Muncul Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Jambi

Jumat, 16 Oktober 2020

Sabangrayamotor.com, Jambi - Penambahan angka positif terpapar Covid-19 untuk Provinsi Jambi makin banyak. Data per Kamis (15/10/2020) sudah 916 orang yang terpapar virus ini.

Menurut Johansyah, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Virus Corona Provinsi Jambi, data itu sudah termasuk penambahan Kamis (15/10/2020) sebanyak 23 orang.

Angka pasien sembuh hingga Kamis itu sebanyak 321 pasien dan yang meninggal sudah 18 orang.

Di Provinsi Jambi, banyak klaster-klaster bermunculan. Klaster perjalanan dari luar, klaster perkantoran, pedagang, terakhir yang bikin kaget munculnya klaster lapas. Klaster perkantoran, cukup besar yang terpapar di Pemkab Muarojambi.

Rabu (14/10/2020) sebanyak 31 orang di lapas Kelas IIA Jambi yang terpapar. 25 warga binaan, dan 6 pegawai lapas, sebelumnya kalapas nya sudah positif duluan.

Kamis ini bertambah 1 positif dari klaster lapas. Selain itu klaster perkantoran bertambah 3 (ASN Pemprov Jambi).

Yang jadi pertanyaan, selama ini lapas tidak dibolehkan menerima tamu untuk membesuk warga binaan. Ratusan warga binaan ada di dalam Lapas Jambi, serta ratusan juga ASN Pemprov Jambi.

Hal ini yang harus menjadi pihak terkait. Apakah perlu Lapas Kelas IIA Jambi dan perkantoran lockdown total atau pembatasan lokal.

Dalam artian begini, warga binaan tidak lagi dibolehkan berinteraksi dengan orang luar lapas. Untuk sidang bisa dilakukan lewat virtual.

Warga binaan lain pasti khawatir, sebab yang positif bukan dirawat di rumah sakit, tapi menjalani isolasi di lapas, walaupun di ruangan khusus (karena mereka orang tanpa gejala atau OTG). 

Pegawai lapas juga tidak dibolehkan berinteraksi langsung dengan warga binaan. Kalau pun ada, utamakan protokol kesehatan. 

Begitu juga di perkantoran, apakah itu kantor gubernur ataukah kantor OPD yang terpisah, baiknya dilakukan pembatasan lokal.

Artinya begini, untuk ASN bisa bekeja dari rumah (work from home), dan untuk yang bekerja di bagian pelayanan publik, layanan untuk masyarakat bisa dibatasi.

Itu hanya satu solusi, mungkin pihak terkait punya solusi sendiri untuk mengatasinya.

Kita tidak tahu, siapa pembawa virus yang bisa menulari warga binaan dan pegawai lapas. Atau juga yang menulari ASN-ASN.

Yang penting, kesadaran dari diri kita sendiri saja jangan menganggap remeh virus ini. Jangan abai dengan protokol kesehatan. Supaya jangan ada lagi klaster baru.

Sebab, penambahan asus positif yang begitu tinggi beberapa hari belakangan ini, tidak sebanding dengan angka pasien sembuh.

Maka, kita harus selalu mendukung langkah pemerintah untuk menangani penyebaran virus ini.


Sumber : https://jambi.tribunnews.com/2020/10/16/kesadaran-diri-penting-supaya-jangan-muncul-klaster-baru-penyebaran-covid-19-di-jambi?page=all.
Penulis: rahimin
Editor: rahimin

BERITA TERBARU

Yamaha Freego 125 Connected Ready Stock di Dealer Sabang Raya Motor

Yamaha Freego 125 Connected Ready Stock di Dealer Sabang Raya Motor

Lisa Konsumen Pertama Jambi Miliki Yamaha Grand Filano

Lisa Konsumen Pertama Jambi Miliki Yamaha Grand Filano

SABANG RAYA MOTOR MANJAKAN KONSUMEN DENGAN PROMO FUNTASTIC JUPITER

SABANG RAYA MOTOR MANJAKAN KONSUMEN DENGAN PROMO FUNTASTIC JUPITER

CreditSimulation Product Dealer Brosur & Pricelist Konsultasi