Positif Covid-19 di Jambi Bertambah Lagi 44 Kasus, Sembuh 5 Orang, 1 Pasien Meninggal Dunia
JAMBI - Kasus positif Covid-19 di Provinsi Jambi hingga saat ini masih terus bertambah. Hari ini, Sabtu (21/11/2020), ada penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 44 kasus.
Sementara itu, untuk pasien sembuh hari ini bertambah 5 orang. Adapun pasien meninggal dunia hari ini juga bertambah 1 orang.
Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah menyampaikan, 44 kasus baru ini terdiri dari Kabupaten Batanghari 6 orang, Tebo 10 orang, Sarolangun 2 orang, Sungai Penuh 1 orang, Kota Jambi 14 orang, dan Muato Jambi 11 orang.
Untuk 7 pasien awal berasal dari Kota Jambi, yakni pasien ke 1.577 seorang perempuan inisial AMS usia 15 tahun, hasil screening mandiri. Pasien 1.578 seorang laki-laki inisial HH usia 20 tahun, suspek dengan anosmia. Pasien 1.579 seorang laki-laki inisial CD usia 19 tahun, riwayat kontak erat pasien 1.348.
"Berikutnya pasien 1.580 seorang laki-laki inisial RMI usia 21 tahun, suspek Covid-19. Pasien 1.581 seorang laki-laki inisial RUD usia 57 tahun, juga suspek Covid-19. Pasien 1.582 seorang laki-laki inisial AL usia 40 tahun, suspek dengan BP. Dan pasien 1.583 seorang laki-laki inisial EHS usai 36 tahun, hasil tracking," beber Johansyah.
Untuk 4 pasien selanjutnya berasal dari Batanghari, yakni pasien 1.584 seorang perempuan inisial KH usia 58 tahun, hasil screening RDT reaktif. Pasien 1.585 seorang perempuan inisial LD usia 34 tahun, riwayat kontak erat pasien 1.409.
Pasien 1.586 seorang perempuan inisial DS usia 48 tahun, hasil screening RDT reaktif (komorbid hipertensi). Kemudian pasien 1.587 seorang laki-laki inisial MOB usia 57 tahun, hasil screening RDT reaktif.
"Tiga pasien berikutnya asal Muaro Jambi, yang kesemuanya hasil sceening RDT reaktif. Yaitu pasien ke 1.588 seorang perempuan inisial ENS usia 35 tahun, pasien 1.589 seorang laki-laki inisial MSU usia 62 tahun, dan pasien 1.590 seorang perempuan inisial PAG usia 20 tahun," ujar Johansyah.
Kemudian pasien 1.591 seorang laki-laki inisial NKA usia 12 tahun asal Tebo, riwayat kontak erat pasien 1.461. Pasien 1.592 seorang perempuan inisial LA usia 14 tahun asal Batanghari, hasi screening RDT reaktif.
Selanjutnya pasien 1.593 seorang perempuan inisial MUD usia 62 tahun asal Sungai Penuh, suspek Covid-19. Pasien 1.594 seorang perempuan inisial LSP usia 65 tahun asal Tebo, suspek Covid-19.
Berikutnya pasien 1.595 seorang laki-laki inisial ZPA usia 17 tahun asal Tebo, riwayat perjalanan dari Padang. Pasien 1.596 seorang perempuan inisial KHP usia 26 tahun asal Batanghari, hasil screening RDT reaktif.
"Dua pasien lagi asal Sarolangun, yaitu pasien 1.597 seorang laki-laki inisial AAE usia 42 tahun, hasil screening di Lubuk Linggau. Dan pasien 1.598 seorang perempuan inisial LAO usia 23 tahun, hasil Screening RDT reaktif KPPS," sebut Johansyah.
Adapun 7 pasien selanjutnya berasal dari Muaro Jambi, hasil screening RDT reaktif. Mereka adalah pasien ke 1.599 seorang laki-laki inisial HM usia 25 tahun, pasien 1.600 seorang laki-laki inisial ADF usia 24 tahun, pasien 1.601 seorang perempuan inisial NSO usia 71 tahun, dan pasien 1.602 seorang laki-laki inisial IB usia 27 tahun.
Selanjutnya lasien 1.603 seorang laki-laki inisial RKW usia 32 tahun hasil screening RDT Reaktif, pasien 1.604 seorang perempuan inisial SWI usia 32 tahun, dan pasien 1.605 seorang perempuan inisial HE usia 31 tahun.
Lima pasien lainnya berasal dari Tebo, yakni pasien 1.606 seorang laki-laki inisial ABR usia 63 tahun, riwayat kontak erat pasien 1.440. Pasien 1.607 seorang perempuan inisial RI usia 26 tahun, suspek dengan Anosmia.
Tiga pasien lagi memiliki riwayat yang sama, yakni hasil screening di Padang, yaitu pasien 1.608 seorang perempuan inisial AS usia 59 tahun, pasien 1.609 seorang perempuan inisial NZD usia 30 tahun, dan pasien 1.610 seorang laki-laki inisial SKH usia 50 tahun.
Selanjutnya pasien 1.611 seorang laki-laki inisial ZFR usia 31 tahun asal Kota Jambi, suspek dengan anosmia. Pasien 1.612 seorang perempuan inisial DL usia 50 tahun asal Tebo, hasil screening RDT reaktif (suspek dengan BP). Pasien 1.613 seorang perempuan inisial RNW usia 33 tahun asal Tebo, hasil screening RDT reaktif. Pasien 1.614 seorang laki-laki inisial MPG usia 65 tahun asal Tebo, riwayat perjalanan dari Padang.
Enam pasien terakhir berasal dari Kota Jambi, yakni pasien ke 1.615 seorang perempuan inisial MKI usia 23 tahun, suspek dengan anosmia. Pasien 1.616 seorang laki-laki inisial IR usia 33 tahun, riwayat perjalanan dari Jakarta. Pasien 1.617 seorang laki-laki inisial CSH usia 24 tahun, riwayat kontak erat pasien 1.530.
Kemudian pasien 1.618 seorang perempuan inisial WTN usia 28 tahun, riwayat kontak erat pasien 1.530. Pasien 1.619 seorang laki-laki inisial ADW usia 20 tahun, riwayat kontak erat pasien 1.530. Terakhir pasien 1.620 seorang laki-laki inisial EFN usia 55 tahun, hasil screening RDT reaktif.
"Untuk pasien yang meninggal dunia merupakan pasien ke 1.586, seorang perempuan inisial DS usia 48 tahun asal Batanghari, riwayat hasil screening RDT reaktif (komorbid hipertensi)," sebut ohansyah.
Sedangkan untuk lima pasien sembuh, berasal dari Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dan Tajung Jabung Timur (Tanjabtim). Mereka adalah pasien 589 seorang laki-laki inisial FCN usia 15 tahun asal Tanjabbar, riwayat kontak erat pasien 410.
Tiga pasien lagi memiliki riwayat yang sama, yakni hasil screening RDT reaktif, yaitu pasien 616 seorang perempuan inisial HP usia 89 tahun, pasien 617 seorang laki-laki inisial TZ usia 58 tahun, dan pasien 618 seorang laki-laki inisial TJ usia 62 tahun.
"Satu pasien lagi asal Tanjabtim yakni pasien 1.245 seorang perempuan inisial WU usia 29 tahun Hasil TCM RSUD Raden Mattaher Jambi," ujar Johansyah.
Sementara itu, berdasarkan hasil update data dari tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi diketahui untuk suspek berkurang tiga orang menjadi 107 orang, konfirmasi bertambah 44 orang menjadi 1.620 orang, pasien sembuh bertambah lima orang menjadi 1.132 orang, meninggal dunia bertambah satu orang menjadi 34 orang, dan spesimen yang ditunggu 142 orang.
Sumber : metrojambi.com
